Posts

Featured Post

Selamat Datang

Selamat datang

Struktur Surat Pribadi Bahasa Sunda dan Contohnya

Struktur Surat pribadi Bahasa Sunda Alamat Sarta Ping Serat (Alamat dan Tanggal Surat) Conto: Garut, 23 Agustus 208 Tasikmalaya, 20 Maret 2020) Cililin, 2021 Bandung, 2018 Salam Pamuka (Salam Pembuka) Conto: Assalamu’alaikum wr. wb., Salam sono (Salam rindu) Salam kangen Salam deudeuh (Salam Sayang) Kalimah Pamuka (Kalimat Pembuka) Conto: Kumaha damang? (Apa Kabar) Kumaha cageur? Eusi Serat (Isi Surat) Conto ka hiji: Kuring hoyong ngedalkeun hatur nuhun seueur luhur bantuan Ibu Nurhayati salila ieu ku kituna abdi tiasa direkomendasikeun ku hulu sakola kanggo ngiring program pertukaran siswa ieu. Sarta Abdi kalintang keneh merlukeun bimbingan sarta dua ti Indung Nurhayati supados kagiatan diajar abdi salila di dieu tiasa mapan kalawan lancar sarta luyu harepan. Conto ka dua: Halo Mamat, kumaha kabar anjeun di ditu ayena? Mugia anjeu

Pengertian & Perbedaan Feromon, Allomon, dan Kairomon beserta contohnya

Senyawa Feromon Allomon Kairomon Pengertian Feromon adalah faktor kimia yang disekresikan atau diekskresikan yang memicu respons sosial pada anggota spesies yang sama. adalah suatu senyawa kimia atau campuran senyawa kimia yang dilepas oleh suatu organisme dan menimbulkan respon pada individu spesies lain. adalah suatu senyawa kimia atau campuran senyawa kimia yang dilepas oleh suatu organisme dan menimbulkan respon fisiologis dan perilaku pada individu spesies lain. Ciri Menguntungkan bagi produsen dan penerima Menguntungkan bagi produsen dan merugikan penerima. Senyawa ini memberikan keuntungan bagi penerima Contoh Kupu kupu betina memproduksi feromon untuk menarik kupu kupu jantan Bunga lavender memproduksi senyawa folatil yang mengusir keberadaan nyamuk Pinus Ponderosa (Pinus ponderosa) menghasilkan terpene yang disebut myrcene ketika dirusak oleh kumbang pinus Barat. Senyawa tersebut dapat memikat lebih banyak kumbang ke pohon.

Cerita Singkat Legenda Parambanan, Roro Jongrang & Bandung Bondowoso

Kisah Rara Jonggrang dan Candi Prambanan Dahulu kala ada sebuah kerajaan besar bernama Prambanan. Tetapi kemudian, Kerajaan Prambanan diserang dan dijajah oleh Negara Pengging dan dipimpin oleh Bandung Bondowoso. Melihat kecantikan putri Raja Prambanan, yaitu Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso ingin menikahinya. Jika menolak, Bandung Bondowoso akan marah dan membahayakan keluarganya dan masyarakat Prambanan. Rara Jonggrang sangat tidak menyukai Bandung Bondowoso. Akhirnya Roro Jonggrang setuju dengan syarat, Bandung Bondowoso harus membuat 1000 candi dalam satu malam. Bandung Bondowoso menyanggupi persaratan tersebut dan memerintahkan pasukan jin untuk membangun ke 1000 candi tersebut Dalam waktu singkat para jin hampir menyelesaikan seribu buah candi. Sementara itu, Roro Jonggrang diam-diam mengamati dari kejauhan. Khawatir 1000 candi akan terselesaikan, Roro jongrang memerintahkan para pelayan kerajaan untuk berkumpul dan membakar jerami. Para jin mengira sinar terang d

Protein & Enzim Replikasi DNA Beserta dengan fungsinya

Protein Fungsi Helikase Membuka uliran heliks ganda induk pada garpu replikasi Protein pengikatan beruntai tunggal Berikatan dengan dan menstabilkan DNA Beruntai ganda hingga dapat digunakan sebagai cetakan Topoisomerase Mengurai tegangan 'Pembukaan berlebihan' di depan garpu replikasi melalui pematahan, pemuntiran, dan penggabungan kembali untai DNA. Primase Menyintesis primer RNA di ujung 5' untai maju dan masing-masing fragmen Okazaki dari untai lamban DNA Polimerase III Menggunakan DNA induk sebagai cetakan, menyintesis untai DNA baru dengan cara menambahkan nukleotida secara kovalen ke ujung 3' dari untai DNA atau primer RNA yang telah ada sebelumnya DNA Polimerase I Menyingkirkan nukleotida-nukleotida RNA primer dari ujung 5' dan menggantikannya dengan nukelotida-nukelotida DNA DNA ligase Menggabungkan ujung 3' dari DNA yang menggantikan primer ke bagian lain dari untai maju dan menggabungkan fragmen-fragmen Okazaki untai lamban

Pengertian dan Perbedaan Mutasi Silent, Missense dan Nonsense Mutation

1. Silent Mutation (Mutasi Bisu) Merupakan mutasi yang tidak menghasilkan perubahan fenotipe. Ini dapat terjadi jika: Perubahan urutan nukleotida tidak menghasilkan perubahan asam amino yang sesuai. Misalnya jika kodon UUU diubah menjadi kodon UUC, ini akan menjadi mutasi diam karena UUU dan UUC sama-sama dengan fenilalanin asam amino. Mutasi terjadi pada exon (bagian non-coding DNA), dan oleh karena itu tidak mempengaruhi urutan asam amino dari protein yang dihasilkan. Perubahan urutan nukleotida menghasilkan asam amino baru, tetapi asam amino yang memiliki sifat yang sama dengan asam amino digantikannya sehingga keseluruhan protein terus berfungsi normal. 2. Missense Mutation Mutasi pada DNA menyebabkan satu asam amino ditukar dengan yang lain. Ini menghasilkan perubahan pada struktur utama protein yang dapat menguntungkan, netral, atau merusak. 3. Nonsensee Mutation Jenis mutasi ini menyebabkan perubahan urutan nukleotida yang menghasilkan kodon stop awal

30 Perbedaan Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif beserta contohnya

Image
Nomor Karakteristik Gram-Positif Bakteria Gram-Negatif Bakteria 1. Reaksi Gram Mempertahankan pewarna kistal violet dengan warna biru atau ungu dalam pewarnaan gram Mempertahanan Safranin dengan warna merah atau merah muda setelah proses pembilasan. 2. Ketebalan Dinding sel Tebal (20-80 nm) Tipis (8-10 nm) 3. Lapisan Peptidoglycan Tebal (Berlapis-lapis) Tipis (Satu Lapis) 4. Rigiditas dan Elastisitas Kaku dan kurang elastis Kurang kaku dan lebih elastis 5. Outer Membrane (Membran Luar) Tidak Ada Ada 6. Variasi Asam Amino dalam Dinding Sel Sedikit Banyak 7. Asam amino dengan gugus Aromatik and sulfur pada dinding sel Tidak Ada Ada 8. Ruang Periplasmik Tidak Ada Ada 9. Asam Teichoic Kebanyakan Ada Tidak Ada 10. Porin Tidak Ada Ada 11. Lipopolysaccharide (LPS) Umumnya Tidak ada Tinggi 12. Kandungan Lipid Dan Lipoprotein Rendah (acid-fast bacteria memiliki lipid yang berikatan dengan peptidoglycan) Tinggi (Karena Keberadaan membran luar) 13. Ratio